oleh

RELA TINGGALKAN ANAK DAN ISTRI, DEMI TERWUJUDNYA KESEJAHTERAAN RAKYAT, ITULAH TNI MANUSIA MULTI TALENTA DAN MULTI FUNGSI

Oleh : RYAN NOER SINAGA
(Portal Berita Militer. WWW.okebung.com)

SIAPAPUN tentu mengetahui apa tugas Tentara Nasional Indonesia (TNI). TNI dikenal sebagai pasukan militer yang mempunyai kemampuan seperti Jago Perang, Jago Tembak, Jago Beladiri dan Jago Navigasi untuk menjaga dan mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari melawan Invasi Negara Asing yang ingin merongrong Negeri ini. Namun untuk dimasa damai, TNI dituntut untuk melaksanakan Operasi Militer Selain Perang (OPMS) yang bertujuan untuk membantu meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup rakyat Indonesia melalui berbagai program. Salah satunya program TMMD.

Melalui kegiatan Bhakti TNI, demi kesejahteraan rakyatnya TNI harus mampu silangkan senjata dan menggantinya dengan berbagai macam perkakas guna membantu Pemerintahan Daerah (Pemda) dalam membangun infrastruktur dan sarana prasarana yang menjadi kebutuhan masyarakat banyak.

Tuntutan tugas yang begitu besar, membuat anggota TNI dituntut harus Multi Talenta dalam berbagai bidang. Seperti para personel TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-101 di wilayah Kodim 0204/DS.

TMMD wilayah Kodim 0204/DS yang saat ini diselenggarakan di Desa Namomirik dan Desa Sukadame Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut) ini cukup kita banggakan dan diacungkan jempol. Meskipun peralatan kerja minim untuk pembuatan jembatan dan akses jalan kurang bagus, namun para prajurit TNI mampu menuntaskanya bersama-sama masyarakat. Atas kemampuannya tersebut, pembangunan dua jembatan berjalan lancar sehingga salah satu akses yang sangat dibutuhkan oleh warga kedua desa tersebut dapat segera terwujud dengan waktu yang relatif singkat dengan anggaran yang terbatas.

Ironinya lagi, kedatangan TNI dikampung yang mayoritas bersuku Karo itu sudah diimpikan sejak 38 tahun lalu. Para warga mimpikan pembangunan merata sudah lama. Bayangkan saja, akses jalan setapak kini sudah seperti jalan diperkotaan, MCK tidak ada selama 38 tahun, kini warga sudah mulai menikmatinya dengan MCK keramik dan air bersih, selain itu, 38 tahun warga tidak pernah menikmati penerangan listrik sekalipun, meraka hanya bermkdalkam lampu teplok saja. Namun, kedatangan TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD ke-101 Kodim 0204/DS ke kampung terisolir jauh dari perkotaan dan sinyal ponsel itu sekarang sudah bisa menikmati penerangam dari Solar Sheild.


Tak hanya itu, pembangunan dua jembatan penghubung juga telah menambah income masyarakat. Karena dengan dibangunnya jembatan akses masyarakat untuk berdagang bertambah gampang sehingga tingkat perekonomian masyarakat bertambah.

Sebagaimana kita ketahui bahwa TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan program terpadu lintas sektoral antara TNI dengan Kementerian, Lembaga Pemerintahan Non Kementerian (LPNK), Pemerintah Daerah dan komponen bangsa lainnya dalam hal ini Rakyat Indonesia. Dalam pelaksanaannya, TMMD diprioritaskan masuk ke wilayah pedesaan yang miskin dan tertinggal, terpencil dan terisolir, berada di perbatasan atau pulau-pulau kecil terluar, desa kumuh atau wilayah yang memang sama sekali belum tersentuh oleh pembangunan, termasuk daerah yang sedang atau habis dilanda bencana.

(Penampakan Jalan Sebelum Dibangun Satgas)

TMMD dulunya dikenal dengan sebutan ABRI Masuk Desa (AMD) telah berjalan dari tahun 1980. Sejak berpisahnya POLRI dari Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI), kegiatan AMD secara otomatis berubah nama menjadi TMMD. Adapun manfaat dari kegiatan ini telah banyak dirasakan oleh Rakyat Indonesia. TMMD dinilai mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya yang tinggal di pedesaan dan berada jauh dari pusat keramaian kota.

Melalui TMMD, hubungan antara TNI dengan Rakyat pun semakin solid. Pasalnya, dalam setiap pelaksanaan kegiatannya, TMMD selalu melibatkan masyarakat, baik itu selama pengerjaan sasaran fisik maupun kegiatan non fisik yang menjadi Program utama dalam kegiatan Bhakti TNI ini.

Kehadiran TNI ditengah-tengah masyarakat selama TMMD diselenggarakan membuat warga tidak kaku lagi dengan sosok tegap TNI. Bahkan, TNI sudah menjadi sahabat dan mitra kerja yang baik hingga saat ini dengan komponen bangsa. Apalagi kegiatan ini dilakukan semata-mata untuk kepentingan masyarakat kecil sehingga membuat TNI semakin dihormati dikalangan masyarakat

Tak pelak, saat ini institusi TNI paling dipercaya rakyat sehingga banyak rakyat yang salut dengan TN. Meskipun mereka tinggalkan anak dan istri hanya untuk menjalankan tugas yang mulia, yaitu membantu meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia, namun TNI tidak pernah ada kata Ngeluh dan Mundur untuk tugas mensejahterakan rakyat.

Saat ini, TMMD ke-101 tahun 2018 TNI bekerjasama dengan Kemendikbud dan fokus di 83 Desa dari 50 Kabupaten-Kota yang ada di Indonesia.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy bersama Penanggung Jawab Operasional (PJO), TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Mulyono, sebelumnya pada Selasa (13/03/2018) membuka Rapat Koordinasi Teknis TMMD (Rakornis TMMD), ke 101 yang mengusung tema “TNI Manunggal Rakyat Membangun Karakter, dan Kemandirian Bangsa”, di Hotel Ciputra, Grogol, Jakarta Barat beberapa waktu lalu.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, dalam sambutannya mengatakan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, bekerjasama dengan TNI dalam rangka mempercepat tercapainya visi Kemendikbud tahun 2015-2019, dan Agenda Nawacita dalam Penguatan Pendidikan Karakter (PPK).

Kemendikbud mendorong sekolah untuk mengoptimalkan peran Tripusat Pendidikan, yaitu kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam meluaskan akses, dan meningkatkan kualitas pendidikan. Dalam menerapkan layanan pendidikan dan menguatkan PPK, perlu sekali keterlibatan dalam berbagai pihak, salah satunya TNI AD..

Untuk itulah di TMMD ke 101 Kodim 0204/DS ini para Satgas mengutamakan dunia pendidikan, meskipun berbagai keterlibatan TNI dalam dunia pendidikan bukan hal yang baru. Namun, peran dan kesigapan prajurit TNI dalam suksesnya pelaksanaan pendidikan di berbagai daerah sudah terbukti, di antaranya anggota TNI yang mengajar di sekolah-sekolah daerah 3T, pengembalian ribuan anak putus sekolah ke sekolah yang merupakan kerja sama antara Pemda, dan Babinsa dan juga ada anggota TNI yang membantu melancarkan akses bagi siswa ke sekolah. Seperti yang dilakukan para Satgas TMMD ke-101 Kodim 0204/DS.

Dikawasan terilosir Desa Namomirik dan Desa Sukadame,lima Babinsa Koramil 02/Ktb Dim 0204/DS diperintahkan Dansatgas TMMD ke-101 Letkol Arm Asep Hendra Budiana untuk membantu para pelajar SD sekolah dengan mengantar dan menjemput para pelajar. Karena, pelajar sekolah harus berjalan kaki sejauh 4 km setiap harinya. Selain mengantarkan, para prajurit TNI juga ada yang mengajarkan tentang wawasan kebangsaan (Wasbang) kepada pelajar.

Keterlibatan TNI untuk mendukung dunia pendidikan , mengingat tidak semua pihak dapat menjangkau daerah tersebut. dengan kebutuhan itu, dan keberadaan TNI, maka layanan pendidikan akan mudah diatasi

Dengan adanya kegiatan TMMD, prajurit TNI bisa menyiapkan peserta didik yang berdaya saing tinggi, dan mempunyai rasa cinta terhadap tanah air sehingga dapat menyongsong Generasi Emas Indonesia Tahun 2045.

Kita juga mengetahui bahwa banyak sekolah yang dibangun juga karena inisiatif, dan kepedulian dari pihak TNI bekerja Sama dengan Pemda di banyak daerah di Indonesia. Bahkan ada program Srawung TNI kegiatan rutin yang dilakukan oleh semua prajurit di lapangan, sehingga terjalin dan terbentuk jiwa patriot pada diri pelajar, karakter dan kemandirian bangsa. Hal ini menunjang tercapainya pendidikan karakter yang digelorakan pemerintah.

Dalam program TMMD ke-101 di wilayah Kodim 0204/DS, para Satgas terdiri dari TNI-Polri dan dibantu masyarakat sejak awal dibukanya TMMD kompak dan bergotong royong membangun infrastruktur dikawasan terpencil di dua desa yang ada di Kec Kutalimbaru. Mulai dari awal para Satgas TMMD bersama masyarakat tanpa kenal lelah bersama-sama membangun kawasan terisolir yang sudah 38 tahun tidak tersentuh pembangunan. Hujan, Angin Kencang, Panas, bermandikan peluh dan lumpur, para Satgas tidak pernah mundur untuk mensejahterakan Rakyat Kecil. Itulah TNI manusia Multi Talenta dan Multi Fungsi.

Hari demi hari para Satgas TMMD berjuang melawan Panas, Hujan dan lumpur demi menuntaskan pembangunan sasaran fisik yang diprogramkan TMMD Kodim 0204/DS di Desa Namomirik dan Desa Sukadame Kec Kutalimbaru Kab Deliserdang, Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Meskipun harus meningalkan keluarga tercinta selama sebulan lebih, namun bagi TNI itu sudah biasa dan hanya doa saja yang dipanjatkan agar keluarga dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa.

Mulai dari pukul 07.00 Wib para Satgas TMMD Kodim 0204/DS sudah bekerja bersama masyarakat dilokasi sasaran fisik hingga pukul 17.30 Wib dan malamnya para Satgas berkumpul menginap dengan para orangtua asuh dirumah penduduk dimana dilaksanakannya lokasi TMMD ke-101 Kodim 0204/DS. Ironinya, mereka (Satgas) bukan hanya menumpamg tidur saja melainkan juga membekali para warga dengan berbagai ilmu seperti ilmu agama (Ibadah bersama), Wawasan Kebangsaan (Wasbang), Kamtibmas, mengenalkan permasalahan hukum,cara-cara mencegah masuknya Teroris dan yang bermanfaat lainnya.

Selain melaksanakan pengerjaan sasaran fisik, TNI bersama intansi terkait juga memberikan penyuluhan diantaranya Penyuluhan Hukum, Wasbang, Bela Negara, Kamtibmas, Cegah Masuknya Teroris, Penyuluhan Pertanian, Peternakan dan yang tak kalah pentingnya untuk para generasi bangsa Indonesia para Satgas TMMD Kodim 0204/DS membangkitkan semangat jiwa nasionalisme dan kecintaan kepada NKRI melalui Wisata Matematika Bela Negara (WMBN)

Jika kita perhatikan seksama sebenarnya pekerjaan TNI itu sulit dan susah sekali, karena double job dan penuh resiko tinggi. Buktinya, selain menjaga keutuhan NKRI para prajurit TNI yang taat Sapta Marga dan Delapan Wajib TNI ini juga harus dilibatkan untuk memsejahterakan Rakyat melalui segala program yang ditetapkan komando atas. Namun, semua itu tidak jadi masalah bagi TNI, karena TNI dilahirkan dari Rakyat dan Harus Mensejahterakan Rakyat dan Melindungi Rakyat. ITULAH TNI, PRAJURIT TERLATIH, PROFESIONAL, BERWIBAWA, INTELEKTUAL DAN MAMPU MENGHADAPI SEGALA TUGAS BERAT. “TNI ITU MANUSIA MULTI TALENTA DAN MULTI FUNGSI”

# BRAVO TNI, MASA DEPAN BANGSA INDONESIA DITANGANMU, JAYA DIDARAT,LAUT DAN UDARA”

By: Artikel Untuk Mengikuti Lomba Karya Jurnalis TMMD Ke-101.

News Feed