oleh

Cinta Ditolak, Karyawan Pabrik Dibunuh,Lalu Diperkosa Rekan Kerja

OKEBUNG|
Memang kalau seorang pria jika menginginkan seorang wanita menjadi kekasihhnya,tentu segala cara pasti akan dilakukannya.Apalagi wanita tersebut,termasuk wanita yang. diimpikannya selama ini,pastinya apapun akan dilakukan dengan segala cara agar wanita tersebut bisa jatuh kepelukannya.

Namun,jika sudah banyak pengorbanan seorang pria ingin memiliki wanita itu tetap gagal juga,pastinya sang pria itu akan menjadi gelap mata.Cinta bertepuk sebelah tangan.

Ungkapan ini pantas ditujukan kepada seorang karyawan pabrik yang tega membunuh rekan kerjanya sendiri,Jumat (29/05/2015) sekira pukul 17.00 WIB,lalu hanya karena persoalan cinta.

Akibat perbuatannya,akhirnya Ikhsan Darmawan Lubis alias Wawan (26) seorang karyawan pabrik
PT Sumber Tirta Nusantara Jalan Brigjen Hamid,Gang Ladang,Kec Medan Johor terpaksa mengisi kesehariannya dibalik jeruji besi Mako Polsek Delitua,karena tega melakukan pembunuhan terhadap Rahmah Daniar (21)warga Jalan Besar Delitua,Kec Delitua,Kab Deli Serdang,Provinsi Sumatera Utara yang juga rekan kerjanya sendiri.

Penangkapan tersangka berawal atas ditemukannya  sesosok mayat wanita didalam kamar yang berada di Jalan Besar Delitua,Gang Suryo,Kec Delitua,Kab Deli Serdang,Sumatera Utara.

Menerima informasi adanya mayat wanita,selanjutnya petugas Polsek Delitua dipimpin Kanit  Reskrim AKP Martualesi Sitepu,SH,MH,langsung turun kelokasi guna melakukan cek TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan proses penyelidikan dengan cara mengambil keterangan saksi atas nama Lili Khairani,Muhammad Usman,Dahlian M.Nasution,Syafariah dan Syamsul Bahri selaku orang tua korban.

Setelah polisi mengumpulkan data dari beberapa saksi dan mengumpulkan sejumlah bukti berupa 1 buah bantal,1 buah kispray atau pewangi pakaian merk Rapika yang bercak darah,1 buah Grendel dan gembok dan sepasang pakaian korban.

Selanjutnya,petugas unit Reskrim Polsek Delitua dipimpin AKP Martualesi beserta beberapa anggotanya 
melakukan penyelidikan hingga dalam tempo tiga jam setelah kejadian pembunuhan itu,petuga Polsek Delitua berhasil membekuk tersangka di Jalan Setia,Kel Delitua,Kec Delitua,Kab Deli Serdang,Sumatera Utara, sekira pukul 20.00 WIB.

Pengakuan tersangka dirinya membunuh korban ketika mendatangi rumah korban Rahmah Daniar dengan menggunakan sepeda motor Yamaha Vega,BK207 CP ,setelah berada di dalam rumah lalu tersangka ngobrol didalam kamarnya untuk memohon meminta maaf kepada korban sembari merayu korban.Namun,permintaan maaf tersangka  tidak juga dimaafkan korban.

“Aku sengaja datang kerumahnya untuk minta maaf,tapi dia tidak mau memaafkan aku.Saat itu dia bicara sambil mundur kearah tempat tidur dan dia (korban), terjatuh kekasur,dan langsung aku dekati  untuk menolongnya sambil kembali meminta maaf tetapi korban tetap tidak mau memaafkannya malah memaki aku pula,”akunya.

Karena korban tidak mau menerima maafnya tersangka pun langsung emosi dan mengambil pulpen yang terselip di kantong celananya sebelah kanan lalu menusuk leher korban sebanyak sekali.

“Tuhan aja pemaaf,masa dia gak mau maafkan aku,emosi aku kutikam lehernya sama pulpen,”jelas tersangka.

Setelah menikam korban lalu tersangka keluar dari dalam kamar korban untuk menutup pintu dapur rumah korban,setelah menutup pintu belakang rumah korban lalu tersangka kembali kedalam kamar yang kemudian tersangka mengambil lem yang terletak didekat pintu kamar korban yang selanjutnya membuka tutup lem tersebut tumpah diatas tubuh korban.

Selanjutnya tersangka kembali menusuk perut korban dengan pulpen,karena korban menjerit lalu tersangka memukul mulut korban  mengambil pewangi kisprey merk Rapika yang terletak dilantai kamar korban.Begitu kispray ditangannya,kemudian tersangka membuka penutupnya lalu menuangkannya kedalam mulut korban dan memukul kening korban dengan mempergunakan ujung botol kisprey.

“Karena dia menjerit aku pukul dia dan menikamkan lagi perutnya sembari menuangkan cairan pewangi kispray kedalam mulutnya bang,”sebutnya.

Belum puas,tersangkan pun menggores leher korban dengan mempergunakan pulpen yang masih dipegangnya tersebut,walaupun tersangka telah menuangkan pewangi kisprey merk rapika tersebut kemulut korban,namun korban tetap menjerit minta tolong,dan karena korban terus menjerit lalu tersangka mengambil bantal yang berada diatas kepala korban kemudian menutupkan bantal sambil menekan ke arah wajah korban.

“Karena dia tetap menjerit aku tikam lagi dia,itupun tetap menjerit minta tolong,makanya aku bekap wajahnya dengan bantal,”tambahnya.

Kurang puas menganiaya korban,pria berpikiran dangkal dan sadis ini pun langsung  membuka tali pinggang dan resleting celana korban,selanjutnya tersangka melampiaskan. nafsu bejadnya terhadap wanita yang sangat dicintainya itu.

“Setelah gak berteriak lagi kubuka paksa tali pinggang dan resleting celananya,dan menurunkan celana dalam korban hingga terlihat kemaluan cewek yang sangat aku cintai itu bang,lalu aku paksakan kemaluanku untuk hidup.Begitu hidup kemaluanku langsung kubenamkan kedalam kemaluannya bang sampai aku nembak,”akunya.

Usai memperkosa korban lalu tersangka kembali menaikkan celana korban seperti semula baru tersangka meninggalkan korban dan  keluar dari dalam kamar korban dan menggembokan pintu depan rumah korban selanjutnya tersangka kabur.

“Setelah aku perkosa korban aku pakekan kembali celana dalamnya seperti semula dan aku keluar kamar langsung menggembok pintu kamarnya,setelah diluar aku buang pulepen yang kugunakan untuk membunuh itu,”jelasnya seraya menyebutkan bahwa korban sebenarnya pernah menolak cintaku,padahal aku sayang dan cinta sama dia.

 

Kapolsek Delitua,AKP Daniel, S.Marunduri,SIK didampingi Kanit Reskrim AKP Martualesi. menerangkan bahwa terkuaknya kasus pembunuhan ini atas dasar laporan dari warga selanjutnya dilakukan lidik dan tersangkapun berhasil diringkus.

” Tersangka ini termasuk sadis dan kejam kitaikenakan Pasal 338 KUHPidana dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara dan kita juga menyita barang bukti 1 unit sepeda motor Yamaha Vega,BK207 CP milik tersangka,” jelas Kapolsek. (Jek)

News Feed